MRAM: Teknologi Terbaru Memori Komputer, 10 Kali Lebih Cepat dari RAM
Kecepatan komputer selalu didambakan oleh siapa saja. Berbagai usaha dan penelitian terus dilakukan untuk meningkatkan kemampuan komputer. Beberapa waktu yang lalu super komputer tercepat di dunia telah hadir untuk membantu militer amerika melakukan perhitungan. Kini giliran sebuah teknologi di bidang Memory komputer.
Sebelumnya Anda pasti pernah mendengar istilah RAM (Ramdom Access Memory) untuk menyebut memory komputer. Memory RAM ini memiliki berbagai jenis mulai dari EDO RAM, DDR1, DDR2 dan beberapa jenis lainnya.
Namun ternyata RAM saja elum cukup untuk memuaskan kebutuhan manusia akan tuntutan kecepatan. Oleh karena itu, Fisikawan dan Insinyur Jerman mengembangkan sebuah jenis memory baru.
Memory tersebut diberi nama Magnetoresistive Random Access Memory (MRAM), memory ini bukan hanya lebih cepat daripada RAM tetapi juga Lebih hemat Energi. Kehadiran MRAM sepertinya akan meningkatkan perkembangan mobile computing dan level penyimpanan dengan cara membalik arah kutub utara-selatan medan magnit.
IBM dan beberapa perusahaan pengembang yang lain berencana menggunakan MRAM, MRAM ini akan memutar elektron-elektron untuk mengganti kutub magnet. Hal ini juga dikenal sebagai spin-torque MRAM (Torsi putar MRAM) teknologi inilah yang kini sedang dikembangkan oleh para fisikawan dan insinyur Jerman.
Dengan membangun pilar-pilar kecil berukuran 165 nano meter, akan mengakibatkan magnet variabel pada atas lapisan akan mengakibatkan arus listrik mengalir dari bawah ke atas dan akan memutar posisi elektron. Medan magnet ini akan berubah dan hanya membutuhkan sedikit waktu untuk merubah kutub medan magnet ini. Kemudian kutub utara dan selatan akan bertukar.
Jika anda bingung dengan proses di atas, tidak usah dihiraukan juga tidak apa-apa. Atau kalau mau membaca sendiri yang versi inggris disini.
Yang pasti, kecepatan MRAM mencapai 10 kali lipat kecepatan RAM. KEcepatan ini masih bisa terus dikembangkan dimasa depan.
Kamis, 24 Februari 2011
Kinectimals, bermain dengan khayalan anda, Disini !
Diposting oleh Geeta Wang di Kamis, Februari 24, 2011
Kecanggih sebuah teknologi pada dasarnya bisa saja membuat dunia nyata dan dunia maya seakan tidak ada batasannnya. Ya, begitulah dengan apa yang telah dikembangkan perusahaan raksasa perangkat lunak, Microsoft. Pasalnya bar-baru ini Microsoft telah berhasil menggulirkan jajaran produk terbarunya berupa mainan mewah interaktif berbasis video game Kinectimals yang bisa dijalankan pada sistem permainan game rumahan, Xbox 360. Dengan permainan interaktif ini, para sosok mainan berupa binatang peliharaan virtual yang bisa secara interaktif merespon apa yang si pengguna gerakan dan perintahkan dengan menggunakan teknologi sistem sensor pelacak gerakan Kinect. Wow, sungguh menakjubkan bukan!
Adapun sosok mainan binatang peliharaan virtual tersebut, diantaranya adalah White Tiger (macan putih), African Lion (Singa Afrika), Asiatic Cheetah (Cheetah Asia), Bornean Clouded Leopard (macan kumbang dahan pulau kalimantan) dan Iberian Lynx. Semua mainan virtual tersebut dapat dibeli di GAME, Smyth Toys dan Toys’R'Us dengan bandrol harga satuannya yang diperkirakan sebesar 9,99 USD atau sekitar 100 ribu rupiah.
Sementara itu, pihak Microsoft juga telah merilis Collector’s Edition terbaru dari video game Kinectimals tersebut. Dan keberadaanya dikemas bersama ketujuh mainan mewah yang bisa Anda beli dengan harga 44,99 USD atau sekitar 500 ribu rupiah melalui pengecer yang sama.
Mainan yang terinspirasi video game Kinetimals terbaru tersebut ternyata menggunakan teknologi Tag khusus buatan Microsoft. Dengan keberadaan Tag khusus ini memungkinkan konsumen untuk menscan (memindai) mainan dengan menggunakan sistem sensor pelacak gerakan Kinect sehingga diperoleh karakteristik dan konten dari video game tersebut.
Sejauh ini pihak Microsoft belum secara rinci menjelaskan bagaimana sifat dasar dari konten yang terkait dengan mainan kehidupan nyata itu atau akankah diintegrasikan ke bentuk Kinectimals dengan cara yang lain.
Perlu diketahui, Kinectimals sendiri memungkinkan para pengguna atau pemainnya bisa membuat binatang peliharaan virtual dan kemudian mengembangkan ketrampilan bermain dengan mainan virtual yang ada. Dengan semua gerakan yang pengguna buat, diterjemahkan sebagai masukan bagi game tersebut oleh Kinect. Dengan begitu, akan terjadi interaksi antara binatang virtual yang ada dengan para pengguna (pemain) yang boleh dibilang dengan cara yang cukup alami dan hampir mendekati kenyataan. Sedangkan hewan peliharaan virtual juga bisa merespon perintah verbal yang berasal dari pengguna (pemain) dan dapat mengenalinya saat pengguna mengendalikan sepenuhnya atas permainan tersebut.
Sistem pelacak gerakan Kinect tersebut sejauh ini hanya diterapkan untuk permainan game yang santai-santai saja. Namun berkaitan dengan hal itu, seperti apa yang diiyaratkan oleh pihak Microsoft baru-baru ini bahwasanya teknologi yang ada tak tertutup kemungkinan bisa saja diimplementasikan untuk permainan game bergenre action atau lainnya di masa yang akan datang. Bahkan menurut kabar yang beredar, pihak Microsoft juga akan segera merilis game bergenre perang yang menggunakan teknologi pelacak gerakan ini pada musim panas 2011 mendatang. Hm, sesuatu yang patut ditunggu bukan???
Adapun sosok mainan binatang peliharaan virtual tersebut, diantaranya adalah White Tiger (macan putih), African Lion (Singa Afrika), Asiatic Cheetah (Cheetah Asia), Bornean Clouded Leopard (macan kumbang dahan pulau kalimantan) dan Iberian Lynx. Semua mainan virtual tersebut dapat dibeli di GAME, Smyth Toys dan Toys’R'Us dengan bandrol harga satuannya yang diperkirakan sebesar 9,99 USD atau sekitar 100 ribu rupiah.
Sementara itu, pihak Microsoft juga telah merilis Collector’s Edition terbaru dari video game Kinectimals tersebut. Dan keberadaanya dikemas bersama ketujuh mainan mewah yang bisa Anda beli dengan harga 44,99 USD atau sekitar 500 ribu rupiah melalui pengecer yang sama.
Mainan yang terinspirasi video game Kinetimals terbaru tersebut ternyata menggunakan teknologi Tag khusus buatan Microsoft. Dengan keberadaan Tag khusus ini memungkinkan konsumen untuk menscan (memindai) mainan dengan menggunakan sistem sensor pelacak gerakan Kinect sehingga diperoleh karakteristik dan konten dari video game tersebut.
Sejauh ini pihak Microsoft belum secara rinci menjelaskan bagaimana sifat dasar dari konten yang terkait dengan mainan kehidupan nyata itu atau akankah diintegrasikan ke bentuk Kinectimals dengan cara yang lain.
Perlu diketahui, Kinectimals sendiri memungkinkan para pengguna atau pemainnya bisa membuat binatang peliharaan virtual dan kemudian mengembangkan ketrampilan bermain dengan mainan virtual yang ada. Dengan semua gerakan yang pengguna buat, diterjemahkan sebagai masukan bagi game tersebut oleh Kinect. Dengan begitu, akan terjadi interaksi antara binatang virtual yang ada dengan para pengguna (pemain) yang boleh dibilang dengan cara yang cukup alami dan hampir mendekati kenyataan. Sedangkan hewan peliharaan virtual juga bisa merespon perintah verbal yang berasal dari pengguna (pemain) dan dapat mengenalinya saat pengguna mengendalikan sepenuhnya atas permainan tersebut.
Sistem pelacak gerakan Kinect tersebut sejauh ini hanya diterapkan untuk permainan game yang santai-santai saja. Namun berkaitan dengan hal itu, seperti apa yang diiyaratkan oleh pihak Microsoft baru-baru ini bahwasanya teknologi yang ada tak tertutup kemungkinan bisa saja diimplementasikan untuk permainan game bergenre action atau lainnya di masa yang akan datang. Bahkan menurut kabar yang beredar, pihak Microsoft juga akan segera merilis game bergenre perang yang menggunakan teknologi pelacak gerakan ini pada musim panas 2011 mendatang. Hm, sesuatu yang patut ditunggu bukan???
Jari-jari Anda lelah karena terlalu banyak mengetik? Smartfish hadir mencoba menghibur Anda dengan keyboard Engage Compact model K2418B yang dibundel bersama teknologi ErgoMotion. Keyboard yang satu ini merupakan keyboard pintar yang pertama kalinya ada, yang mana keyboard ini mampu mencengah Anda cepat bosan ataupun lelah ketika mengetik.
Keyboard yang dikembangkan dengan teknologi Intelligent-motion tersebut dapat melacak aktivitas gerakan mengetik Anda dan secara periodik bisa mengubah bentuk dirinya sendiri sesuai dengan posisi mengetik yang nyaman untuk Anda, sehingga tangan Anda tidak dibatasi oleh bentuk keyboard flat yang b
iasa yang Anda miliki sebelumnya.
Keyboard ini juga memonitoring langsung frekuensi Anda mengetik dan mengecek kapan harus mengubah posisinya sendiri. Anda bayangkan kalau keyboard yang satu ini bisa dibilang cukup fleksibel dan lentur sesuai dengan kontur posisi tekanan Anda. Saat ini keyboard Smartfish Engage dapat digunakan pada sistem operasi Windows XP, Vista dan Windows 7. Jika Anda tertarik untuk memilikinya, keyboard ini dibandrol dengan kisaran harga 139 USD (1,39 juta rupiah) dan kini sudah tersedia di Amazon... buruan belii ... sblm keyboardnya kburu flat lg ..
Keyboard yang dikembangkan dengan teknologi Intelligent-motion tersebut dapat melacak aktivitas gerakan mengetik Anda dan secara periodik bisa mengubah bentuk dirinya sendiri sesuai dengan posisi mengetik yang nyaman untuk Anda, sehingga tangan Anda tidak dibatasi oleh bentuk keyboard flat yang b
iasa yang Anda miliki sebelumnya.
Keyboard ini juga memonitoring langsung frekuensi Anda mengetik dan mengecek kapan harus mengubah posisinya sendiri. Anda bayangkan kalau keyboard yang satu ini bisa dibilang cukup fleksibel dan lentur sesuai dengan kontur posisi tekanan Anda. Saat ini keyboard Smartfish Engage dapat digunakan pada sistem operasi Windows XP, Vista dan Windows 7. Jika Anda tertarik untuk memilikinya, keyboard ini dibandrol dengan kisaran harga 139 USD (1,39 juta rupiah) dan kini sudah tersedia di Amazon... buruan belii ... sblm keyboardnya kburu flat lg ..
Baru – baru ini di USA alias Amerika terdapat sebuah teknologi peti mati yang sangat canggih, sebuah peti mati yang biasanya hanya terbuat dari sebongkah kayu tetapi yang satu ini merupakan suatu teknologi peti mati yang super canggih.
Peti mati ini dilengakapi dengan layar LCD dan HP layar sentuh, dilangsir harga peti mati ini adalah seharga $381.000. Wow… bener-bener funtastis bukan? peti mati ini akan dipamerkan di kota Verona Italia. Ayo siapa yang mau beli buat persiapan jenasah saudara, teman atau jenasah anda?? ahahaha :)
Peti mati ini dilengakapi dengan layar LCD dan HP layar sentuh, dilangsir harga peti mati ini adalah seharga $381.000. Wow… bener-bener funtastis bukan? peti mati ini akan dipamerkan di kota Verona Italia. Ayo siapa yang mau beli buat persiapan jenasah saudara, teman atau jenasah anda?? ahahaha :)
UEFI sebagai pengganti teknologi BIOS. Era BIOS akan segera berakhir dan berganti teknologi terbaru UEFI. Teknologi ini bisa mereduksi waktu start-up, sehingga komputer bisa menyalakan dalam hitungan detik.
Produsen teknologi BIOS kini membuat perangkat lunak start-up baru yang dikenal dengan nama Unified Extensible Firmware Interface (UEFI). Hasilnya generasi terbaru dari komputer rumahan ini akan mampu menyalakan sistem komputer dalam hitungan detik.
Teknologi BIOS telah digunakan di komputer sejak 1979. Teknologi ini tidak pernah didesain ulang dalam kurun waktu begitu lama sehingga menjadi alasan mengapa komputer modern menghabiskan waktu begitu lama untuk mulai aktif.
Di sisi lain, UEFI telah dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan komputer modern dan akan segera diterapkan di banyak komputer baru. Software ini mampu ‘aktif’ dan ‘nonaktif’ dalam hitungan detik.
“Saat itu, perangkat lunak ini memungkinkan Anda hanya membutuhkan waktu 25 sampai 30 detik sebelum melihat tampilan awal OS komputer Anda,” kata kepala forum UEFI Mark Doran. “Ini memang tidak benar-benar instan, namun jauh lebih baik dari BIOS yang konvesional.”
Teknologi BIOS telah digunakan di beberapa evolusi komputer modern seperti keyboard yang terkoneksi dengan USB atau flash drive.
Para ahli berharap UEFI akan mendapatkan pijakan yang signifikan dalam pasar komputasi pada awal tahun depan. Banyak perusahaan elektronik yang bekerja keras untuk mengurangi waktu aktivasi mesin komputer mereka.
Ini adalah faktor yang sangat penting bagi perangkat seluler dan komputer tablet yang akan datang. Sistem operasi Chrome milik Google juga dikabarkan memiliki waktu ‘boot-up’ dalam hitungan detik.. woaahh ... :D :L :D
Produsen teknologi BIOS kini membuat perangkat lunak start-up baru yang dikenal dengan nama Unified Extensible Firmware Interface (UEFI). Hasilnya generasi terbaru dari komputer rumahan ini akan mampu menyalakan sistem komputer dalam hitungan detik.
Teknologi BIOS telah digunakan di komputer sejak 1979. Teknologi ini tidak pernah didesain ulang dalam kurun waktu begitu lama sehingga menjadi alasan mengapa komputer modern menghabiskan waktu begitu lama untuk mulai aktif.
Di sisi lain, UEFI telah dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan komputer modern dan akan segera diterapkan di banyak komputer baru. Software ini mampu ‘aktif’ dan ‘nonaktif’ dalam hitungan detik.
“Saat itu, perangkat lunak ini memungkinkan Anda hanya membutuhkan waktu 25 sampai 30 detik sebelum melihat tampilan awal OS komputer Anda,” kata kepala forum UEFI Mark Doran. “Ini memang tidak benar-benar instan, namun jauh lebih baik dari BIOS yang konvesional.”
Teknologi BIOS telah digunakan di beberapa evolusi komputer modern seperti keyboard yang terkoneksi dengan USB atau flash drive.
Para ahli berharap UEFI akan mendapatkan pijakan yang signifikan dalam pasar komputasi pada awal tahun depan. Banyak perusahaan elektronik yang bekerja keras untuk mengurangi waktu aktivasi mesin komputer mereka.
Ini adalah faktor yang sangat penting bagi perangkat seluler dan komputer tablet yang akan datang. Sistem operasi Chrome milik Google juga dikabarkan memiliki waktu ‘boot-up’ dalam hitungan detik.. woaahh ... :D :L :D
Ni gambar satelitnya..
Surabaya – Satelit mini atau nano-satelit buatan mahasiswa Indonesia akan diluncurkan pada tahun 2012, karena pembahasan antarmahasiswa UGM, ITB, ITS, UI, dan PENS ITS serta mahasiswa Indonesia di luar negeri sudah dimulai.
“Mulai tahun ini (2009), kami melakukan serangkaian pertemuan dengan mahasiswa dari berbagai kampus,” kata peneliti asal Indonesia di TU Delft Belanda, Dedy H.B. Wicaksono, di Surabaya, Senin (19/10).
Di sela-sela Lokakarya INSPIRE (Indonesian Nano Satellite Platform Initiative for Research & Education) di PENS ITS, ia mengatakan pertemuan akan berlanjut dengan penelitian secara intensif di Belanda atau di Indonesia.
“INSPIRE merupakan forum pertemuan antarmahasiswa dengan berbagai stakeholder dari pemerintah dan lembaga riset untuk mendorong penguasaan teknologi satelit sejak kalangan mahasiswa,” katanya.
Alumnus Teknik Fisika ITB Bandung (S1) pada tahun 1934-1998 itu menyatakan Indonesia sangat membutuhkan satelit untuk peta hutan, perikanan, bencana alam, kepulauan, kriminalitas laut, dan sebagainya.
“Kita sudah memiliki Satelit Palapa dan usianya sudah 30 tahunan. Teknologinya dibuat di luar negeri, sehingga devisa negara akan tersedot keluar dan kita akhirnya tidak memiliki kemandirian,” kata alumnus Tokyo University of Technology (S2) itu.
Menurutnya, satelit yang besar itu membutuhkan dana yang mahal hingga ratusan miliar atau bahkan triliunan, namun nano-satelit hanya berkisar Rp 5 miliar dan satelit mini akan bertahan selama kurun tiga tahunan.
“Tidak hanya murah, tapi nano-satelit itu sebenarnya dapat kita kuasai dengan mudah, apalagi di dalamnya sudah ada unsur pendidikan, aspek aplikasi teknologi, dan penelitian lintas keilmuan seperti telekomunikasi, elektronika, energi surya, dan sebagainya,” katanya.
Oleh karena itu, kata penggagas INSPIRE itu, para dosen dapat mendorong mahasiswa telekomunikasi yang selama ini merumuskan tugas akhir (TA) tentang alat-alat telekomunikasi seperti handphone (HP), namun kini dapat mengarahkan TA pada bidang satelit.
“Jadi, pembahasan dapat dilakukan pada tahun 2009, lalu tahun 2010 dengan penelitian intensif, bahkan TU Delft sangat senang bila penelitian dapat dilakukan di Belanda, kemudian tahun 2011 dilakukan persiapan dan tahun 2012 ada peluncuran,” katanya.
Senada dengan itu, Sekretaris Menkominfo, Son Kuswadi, menyatakan dana pembuatan nano-satelit hanya Rp 5 miliar dan bila dimulai dengan pertemuan, penelitian, hingga akhirnya peluncuran nano-satelit, maka akan dibutuhkan dana sekitar Rp 10 miliar.
“Pembahasan lewat workshop yang melibatkan puluhan mahasiswa dari berbagai universitas itu akan kita lakukan dua kali selama tahun 2009, termasuk pembahasan dengan LAPAN, BPPT, IPTN, Departemen Kelautan dan Perikanan,” katanya.
Setelah itu, kata dosen robotik PENS ITS Surabaya itu, pembahasan intensif untuk aplikasi akan dilakukan di TU Delft Belanda dan di Indonesia hingga tahun 2011.
“Tahun 2012 akan kita lakukan peluncuran, apakah peluncuran akan memanfaatkan lembaga sejenis LAPAN di Indonesia yang sudah memiliki lokasi peluncuran roket atau mungkin LAPAN juga sudah siap pada tahun itu,” katanya.
Ia menambahkan pemanfaatan nano-satelit itu akan diaplikasikan untuk fungsi telekomunikasi di saat bencana alam dan pencegahan pencurian ikan. “Nantinya, bisa juga untuk sensor cuaca,” katanya.
Surabaya – Satelit mini atau nano-satelit buatan mahasiswa Indonesia akan diluncurkan pada tahun 2012, karena pembahasan antarmahasiswa UGM, ITB, ITS, UI, dan PENS ITS serta mahasiswa Indonesia di luar negeri sudah dimulai.
“Mulai tahun ini (2009), kami melakukan serangkaian pertemuan dengan mahasiswa dari berbagai kampus,” kata peneliti asal Indonesia di TU Delft Belanda, Dedy H.B. Wicaksono, di Surabaya, Senin (19/10).
Di sela-sela Lokakarya INSPIRE (Indonesian Nano Satellite Platform Initiative for Research & Education) di PENS ITS, ia mengatakan pertemuan akan berlanjut dengan penelitian secara intensif di Belanda atau di Indonesia.
“INSPIRE merupakan forum pertemuan antarmahasiswa dengan berbagai stakeholder dari pemerintah dan lembaga riset untuk mendorong penguasaan teknologi satelit sejak kalangan mahasiswa,” katanya.
Alumnus Teknik Fisika ITB Bandung (S1) pada tahun 1934-1998 itu menyatakan Indonesia sangat membutuhkan satelit untuk peta hutan, perikanan, bencana alam, kepulauan, kriminalitas laut, dan sebagainya.
“Kita sudah memiliki Satelit Palapa dan usianya sudah 30 tahunan. Teknologinya dibuat di luar negeri, sehingga devisa negara akan tersedot keluar dan kita akhirnya tidak memiliki kemandirian,” kata alumnus Tokyo University of Technology (S2) itu.
Menurutnya, satelit yang besar itu membutuhkan dana yang mahal hingga ratusan miliar atau bahkan triliunan, namun nano-satelit hanya berkisar Rp 5 miliar dan satelit mini akan bertahan selama kurun tiga tahunan.
“Tidak hanya murah, tapi nano-satelit itu sebenarnya dapat kita kuasai dengan mudah, apalagi di dalamnya sudah ada unsur pendidikan, aspek aplikasi teknologi, dan penelitian lintas keilmuan seperti telekomunikasi, elektronika, energi surya, dan sebagainya,” katanya.
Oleh karena itu, kata penggagas INSPIRE itu, para dosen dapat mendorong mahasiswa telekomunikasi yang selama ini merumuskan tugas akhir (TA) tentang alat-alat telekomunikasi seperti handphone (HP), namun kini dapat mengarahkan TA pada bidang satelit.
“Jadi, pembahasan dapat dilakukan pada tahun 2009, lalu tahun 2010 dengan penelitian intensif, bahkan TU Delft sangat senang bila penelitian dapat dilakukan di Belanda, kemudian tahun 2011 dilakukan persiapan dan tahun 2012 ada peluncuran,” katanya.
Senada dengan itu, Sekretaris Menkominfo, Son Kuswadi, menyatakan dana pembuatan nano-satelit hanya Rp 5 miliar dan bila dimulai dengan pertemuan, penelitian, hingga akhirnya peluncuran nano-satelit, maka akan dibutuhkan dana sekitar Rp 10 miliar.
“Pembahasan lewat workshop yang melibatkan puluhan mahasiswa dari berbagai universitas itu akan kita lakukan dua kali selama tahun 2009, termasuk pembahasan dengan LAPAN, BPPT, IPTN, Departemen Kelautan dan Perikanan,” katanya.
Setelah itu, kata dosen robotik PENS ITS Surabaya itu, pembahasan intensif untuk aplikasi akan dilakukan di TU Delft Belanda dan di Indonesia hingga tahun 2011.
“Tahun 2012 akan kita lakukan peluncuran, apakah peluncuran akan memanfaatkan lembaga sejenis LAPAN di Indonesia yang sudah memiliki lokasi peluncuran roket atau mungkin LAPAN juga sudah siap pada tahun itu,” katanya.
Ia menambahkan pemanfaatan nano-satelit itu akan diaplikasikan untuk fungsi telekomunikasi di saat bencana alam dan pencegahan pencurian ikan. “Nantinya, bisa juga untuk sensor cuaca,” katanya.
Laptop Terbaru 2011
* modeling
* komputer
* social networking site
* speakers
Laptop ASUS NX9
Laptop ASUSNX90
Laptop ASUS NX90 Hal yang tidak umum dimiliki oleh sebuah laptop ketika pertama kali saya melihat laptop ASUS NX90 ini adalah dua buah speaker berukuran cukup besar yang ada di samping kiri dan kanan layar LED laptop tersebut. Laptop ASUS NX90 ini memang mengunggulkan kualitas perangkat audionya yang diberi nama SonicMaster Premium itu, perangkat audio tersebut dikembangkan oleh ASUS dan Bang & Olufsen ICEpower®. Laptop ini didesain bersama dengan David Lewis, pemilik perusahaan David Lewis Designers yang klien utamanya adalah Bang & Olufsen. Hal tidak umum lainnya adalah desain touchpadnya yang terletak di samping kiri dan kanan keyboard laptop tersebut.
Laptop ASUSNX90 tampak samping kiri
Laptop ASUS NX90 tampak samping kiri ASUS NX90JQ-YZ066V adalah salah satu model laptop dari seri laptop ASUS NX90 ini, model yang satu ini memiliki ukuran layar 18.4” (Full HD, 1920 x 1080) dan berat 4.4 kg, dengan dimensi dan berat seperti itu laptop ini bukanlah laptop yang cocok untuk kita bawa kemanapun kita pergi. Mungkin laptop ini akan cocok buat orang-orang yang sering bekerja di rumah yang menginginkan sedikit portabilitas dalam bekerja, jadi misalnya kalau bosan bekerja di ruang kerja bisa pindah ke ruang tamu atau mungkin sambil menikmati cuaca cerah sore hari di taman belakang rumah. Spesifikasi lainnya dari laptop NX90JQ-YZ066V ini cukup wah, processor-nya Intel® Core i7-740QM, RAM 8GB DDR3, VGA NVIDIA® GeForce® GT335M dengan 1GB VRAM, Harddisk-nya 1TB SATA, juga dilengkapi dengan Blu-Ray DVD Combo. Laptop ASUS NX90JQ-YZ066V ini harga laptop di kisaran 23,7 juta rupiah.. berminat? he he he
* modeling
* komputer
* social networking site
* speakers
Laptop ASUS NX9
Laptop ASUSNX90
Laptop ASUS NX90 Hal yang tidak umum dimiliki oleh sebuah laptop ketika pertama kali saya melihat laptop ASUS NX90 ini adalah dua buah speaker berukuran cukup besar yang ada di samping kiri dan kanan layar LED laptop tersebut. Laptop ASUS NX90 ini memang mengunggulkan kualitas perangkat audionya yang diberi nama SonicMaster Premium itu, perangkat audio tersebut dikembangkan oleh ASUS dan Bang & Olufsen ICEpower®. Laptop ini didesain bersama dengan David Lewis, pemilik perusahaan David Lewis Designers yang klien utamanya adalah Bang & Olufsen. Hal tidak umum lainnya adalah desain touchpadnya yang terletak di samping kiri dan kanan keyboard laptop tersebut.
Laptop ASUSNX90 tampak samping kiri
Laptop ASUS NX90 tampak samping kiri ASUS NX90JQ-YZ066V adalah salah satu model laptop dari seri laptop ASUS NX90 ini, model yang satu ini memiliki ukuran layar 18.4” (Full HD, 1920 x 1080) dan berat 4.4 kg, dengan dimensi dan berat seperti itu laptop ini bukanlah laptop yang cocok untuk kita bawa kemanapun kita pergi. Mungkin laptop ini akan cocok buat orang-orang yang sering bekerja di rumah yang menginginkan sedikit portabilitas dalam bekerja, jadi misalnya kalau bosan bekerja di ruang kerja bisa pindah ke ruang tamu atau mungkin sambil menikmati cuaca cerah sore hari di taman belakang rumah. Spesifikasi lainnya dari laptop NX90JQ-YZ066V ini cukup wah, processor-nya Intel® Core i7-740QM, RAM 8GB DDR3, VGA NVIDIA® GeForce® GT335M dengan 1GB VRAM, Harddisk-nya 1TB SATA, juga dilengkapi dengan Blu-Ray DVD Combo. Laptop ASUS NX90JQ-YZ066V ini harga laptop di kisaran 23,7 juta rupiah.. berminat? he he he
Langganan:
Postingan (Atom)










